Bupati Serang Soroti Tambang di Balik Banjir Bojonegara

Selasa, 10 Maret 2026 - 22:43

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Aktivitas tambang di Bojonegara jadi sorotan Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah, (Doc: Totalbanten)

TOTALBANTEN.COM, SERANG – Banjir yang melanda Kecamatan Bojonegara, Kabupaten Serang, memunculkan pertanyaan baru tentang dampak aktivitas tambang terhadap lingkungan.

Pemerintah Kabupaten Serang menilai maraknya pertambangan di wilayah tersebut ikut mempersempit daya serap tanah sehingga memperparah genangan air saat hujan deras.

Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah, mengatakan kondisi lingkungan di Bojonegara telah berubah seiring berkembangnya aktivitas tambang.

Menurut dia, berkurangnya area resapan air diduga menjadi salah satu faktor yang mempercepat limpasan air ke permukiman warga.

“Di sana juga ada banyak tambang, sehingga kemungkinan besar sudah tidak ada lagi serapan lahan,” kata Zakiyah kepada wartawan, Selasa (10/3/2026)

Selain faktor lingkungan, Zakiyah menyebut banjir juga dipicu oleh tingginya intensitas hujan dalam beberapa waktu terakhir. Curah hujan yang tinggi menyebabkan debit air meningkat hingga meluap dari Sungai Cidurian.

Penanganan sungai tersebut, kata dia, bukan sepenuhnya menjadi kewenangan pemerintah daerah.

Penulis : Dirhat

Editor : Engkos Kosasih

Sumber Berita : Totalbanten.com

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Pandeglang: Pokir Tak Boleh Jadi Ruang Pungutan
Karang Taruna Desak ESDM Buka Izin Tambang Pulo Ampel, Soroti Debu hingga Ancaman Gunung Gede
Produksi Sampah Kabupaten Serang Capai 1.100 Ton per Hari, 400 Ton Akan Dikirim ke PSEL
Pembahasan APBD Perubahan Banten Tak Sesuai Timeline Aturan, Sekda: Sudah Diserahkan Kemarin
Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengancam Kesehatan, Dinkes Banten Siagakan Faskes 24 Jam
Abu Vulkanik Sampai ke Pandeglang, Fuhaira Amin Minta Pedagang Jangan Aji Mumpung
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mengarah ke Banten, Gubernur Minta Warga Pakai Masker
Komitmen Efisiensi Energi Berbuah Penghargaan, Banten Raih Juara 2 Nasional
Jika Anda menemukan kekeliruan dalam pemberitaan kami, ingin memberikan saran pengembangan konten, atau ingin menggunakan Hak Jawab dan Hak Koreksi sesuai dengan Undang-Undang Pers, silakan hubungi kami melalui kontak yang tersedia di website kami

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 16:00

DPRD Pandeglang: Pokir Tak Boleh Jadi Ruang Pungutan

Rabu, 9 September 2026 - 22:00

Karang Taruna Desak ESDM Buka Izin Tambang Pulo Ampel, Soroti Debu hingga Ancaman Gunung Gede

Selasa, 8 September 2026 - 00:04

Produksi Sampah Kabupaten Serang Capai 1.100 Ton per Hari, 400 Ton Akan Dikirim ke PSEL

Senin, 7 September 2026 - 12:13

Pembahasan APBD Perubahan Banten Tak Sesuai Timeline Aturan, Sekda: Sudah Diserahkan Kemarin

Senin, 7 September 2026 - 12:03

Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengancam Kesehatan, Dinkes Banten Siagakan Faskes 24 Jam

Berita Terbaru

Legislatif

DPRD Pandeglang: Pokir Tak Boleh Jadi Ruang Pungutan

Kamis, 10 Sep 2026 - 16:00

You cannot copy content of this page

Exit mobile version