Ia berharap pemerintah tidak lagi mengandalkan pola tambal-sulam yang cepat rusak.
“Pengennya benar-benar diperbaiki, bukan cuma ditambal. Tambalannya juga tidak rata, masih banyak lubang,” keluhnya.
Pemkab Tangerang sendiri mengaku perbaikan dilakukan melalui anggaran pemeliharaan dan akan dilanjutkan pada anggaran berikutnya. Namun bagi pengguna jalan, waktu adalah soal keselamatan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Empat orang sudah menjadi korban. Jalan masih rusak. Sementara pemerintah merasa sudah bekerja.
Editor : Engkos Kosasih






