Hidup di Gubuk Reyot 20 Tahun, Warga Serang Bertahan di Tengah Bocor, Banjir, dan Janji Bantuan

Kamis, 5 Februari 2026 - 12:37

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Misnadi Riyanto Salah Satu Warga Serang, Telah Menghuni Gedung Reyot dalam Kurun Waktu 20 Tahun, (Dok:Ipung).

“Rusak semua. Belum pernah saya perbaiki. Mau perbaiki juga bingung pakai apa,” kata Misnadi.

Tak ada ruang yang benar-benar kering saat musim hujan datang. Air merembes dari atap, mengalir dari celah dinding, lalu menggenang di lantai. Rumahnya berubah seperti kolam dangkal yang dingin dan lembap.

Setiap kali awan gelap menggantung lama di langit Pamarayan, Misnadi sudah bersiap. Bukan bersiap menyeduh kopi atau menikmati udara sejuk, melainkan bersiap meninggalkan rumahnya sendiri.

“Kalau hujan deras, rumah saya sepetak ini saja yang sering kebanjiran. Semua limpas. Apalagi kemarin musim banjir, sudah enggak bisa ditahan,” tuturnya.

Air yang masuk bukan sekadar membuat lantai basah, tapi menenggelamkan hampir seluruh bagian rumah. Dalam kondisi seperti itu, Misnadi tak punya pilihan selain mengungsi.

“Iya, airnya masuk semua. Saya biasanya numpang ke rumah teman. Kadang di bengkel, kadang ke mana saja yang penting bisa tidur,” katanya.

Rumah yang seharusnya jadi tempat beristirahat justru menjadi tempat yang paling ingin ia hindari saat hujan turun.

Editor : Engkos Kosasih

Sumber Berita : totalbanten.com

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Debt Collector Sikat Anggota Brimob Polda Banten, Dua Orang Terkapar
Inflasi Banten Capai 2,70 Persen pada Mei 2026, Lebak Tertinggi
Banten Menuju Fase Penduduk Menua, Bonus Demografi Masih Jadi Modal Utama
Reklame Raksasa Tiba-Tiba Berdiri di Median Jalan Letnan Sutopo Tangsel, PBG Dipertanyakan
Nekat Beraksi Siang Bolong! Motor Scoopy Raib Digondol Maling Saat Pemilik Belanja di Minimarket
Dua Pemuda Pengedar Sabu Diringkus Polisi, Barang Bukti Diamankan
Mas Bahlil Ganteng : Politisi Golkar Anggap Tak Masalah
Kasus Penganiayaan Pelajar di Pandeglang Masih Berproses, Polisi Tak Larang Korban Bicara ke Media, Tapi?
Jika Anda menemukan kekeliruan dalam pemberitaan kami, ingin memberikan saran pengembangan konten, atau ingin menggunakan Hak Jawab dan Hak Koreksi sesuai dengan Undang-Undang Pers, silakan hubungi kami melalui kontak yang tersedia di website kami.

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:57

Debt Collector Sikat Anggota Brimob Polda Banten, Dua Orang Terkapar

Rabu, 3 Juni 2026 - 08:29

Inflasi Banten Capai 2,70 Persen pada Mei 2026, Lebak Tertinggi

Selasa, 2 Juni 2026 - 23:56

Banten Menuju Fase Penduduk Menua, Bonus Demografi Masih Jadi Modal Utama

Selasa, 2 Juni 2026 - 23:16

Reklame Raksasa Tiba-Tiba Berdiri di Median Jalan Letnan Sutopo Tangsel, PBG Dipertanyakan

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:54

Dua Pemuda Pengedar Sabu Diringkus Polisi, Barang Bukti Diamankan

Berita Terbaru

Exit mobile version