Masih Ada PR di BPHTB dan Hotel
Meski rapor secara umum biru, Nizamudin mengakui masih ada ‘PR’ yang harus diselesaikan. Sektor Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) serta pajak hotel terpantau masih agak seret dan belum menyentuh angka 100 persen.
Nizamudin membeberkan, lesunya BPHTB dipicu faktor makro ekonomi yang membuat transaksi properti agak lesu. Selain itu, ada kebijakan sosial yang membuat potensi angka sedikit berkurang.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Di sektor BPHTB, ada potensi yang hilang karena saat ini skema untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) digratiskan. Sementara untuk pajak hotel, kendala utamanya adalah tingkat hunian (okupansi) yang sedang turun,” jelasnya.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya