Disuntik Rp5,7 Triliun oleh Danantara, TPA Cilowong Jadi PSEL yang Siap Tampung Sampah dari Daerah Tetangga

Selasa, 16 Desember 2025 - 23:33

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Produksi Sampah di Banten Menggila, Sehari Mencapai 8.000 Ton. (Foto; Istimewa)

Produksi Sampah di Banten Menggila, Sehari Mencapai 8.000 Ton. (Foto; Istimewa)

Kendati investasi sudah di depan mata, Farach Richi tidak menampik adanya tantangan krusial yang mengancam keberlanjutan operasional PSEL, masalah kecukupan pasokan sampah (pasok).

“Dari Kabupaten dan Kota Serang itu belum cukup untuk kebutuhan PSEL. Kita algoritma sama Cilegon lagi berarti,” jelasnya.

Ketergantungan pada pasokan sampah dari daerah tetangga, seperti Cilegon, mengindikasikan bahwa PSEL ini bukan hanya proyek Serang, melainkan harus melibatkan kerja sama regional untuk mencapai titik impas operasional.

PSEL membutuhkan volume sampah yang masif dan stabil, jauh melebihi produksi sampah harian Kota Serang sendiri.

Komitmen Sosial dan Kompensasi Masyarakat

Menyadari bahwa pembangunan proyek raksasa selalu memicu resistensi dan dampak sosial di masyarakat sekitar, Pemkot Serang melalui DLH berkomitmen menyiapkan kompensasi yang layak bagi warga di sekitar TPSA Cilowong.

BACA JUGA :  Teguh Ista'al Resmi Nahkodai Golkar Kota Serang, Terpilih Secara Aklamasi

Farach Richi menegaskan paket kompensasi tersebut telah disiapkan, mencakup aspek kesehatan, ekonomi, dan sosial:

– Kompensasi Dampak Negatif (KDN): Pemberian uang kompensasi langsung kepada warga terdampak.

Penulis

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Karang Taruna Desak ESDM Buka Izin Tambang Pulo Ampel, Soroti Debu hingga Ancaman Gunung Gede
Produksi Sampah Kabupaten Serang Capai 1.100 Ton per Hari, 400 Ton Akan Dikirim ke PSEL
Pembahasan APBD Perubahan Banten Tak Sesuai Timeline Aturan, Sekda: Sudah Diserahkan Kemarin
Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengancam Kesehatan, Dinkes Banten Siagakan Faskes 24 Jam
Abu Vulkanik Sampai ke Pandeglang, Fuhaira Amin Minta Pedagang Jangan Aji Mumpung
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mengarah ke Banten, Gubernur Minta Warga Pakai Masker
Komitmen Efisiensi Energi Berbuah Penghargaan, Banten Raih Juara 2 Nasional
Mahasiswa UI Dorong Panglimaja Jadi Senjata Warga Tegalmaja Lawan Pengangguran

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 22:00

Karang Taruna Desak ESDM Buka Izin Tambang Pulo Ampel, Soroti Debu hingga Ancaman Gunung Gede

Selasa, 8 September 2026 - 00:04

Produksi Sampah Kabupaten Serang Capai 1.100 Ton per Hari, 400 Ton Akan Dikirim ke PSEL

Senin, 7 September 2026 - 12:13

Pembahasan APBD Perubahan Banten Tak Sesuai Timeline Aturan, Sekda: Sudah Diserahkan Kemarin

Senin, 7 September 2026 - 12:03

Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengancam Kesehatan, Dinkes Banten Siagakan Faskes 24 Jam

Minggu, 6 September 2026 - 16:09

Abu Vulkanik Sampai ke Pandeglang, Fuhaira Amin Minta Pedagang Jangan Aji Mumpung

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page