Jejak Inovasi ‘Pak Bhabin’ di Serang: Menyulap Kotoran Kerbau Jadi Pupuk Premium!

Jumat, 31 Oktober 2025 - 16:18

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Logo Pupuk Kompos 'Pak Bhabin' (Foto. Istimewa)

Dukungan dari Kapolres Serang AKBP Condro Sasongko memastikan program lingkungan ini bergerak mulus.

Komposisi Premium Lolos Uji Dinas Pertanian

Untuk memastikan mutu produk, Hana dan Ikhsan tidak bekerja serampangan. Mereka menggandeng Dinas Pertanian Kabupaten Serang untuk pendampingan teknis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di bawah bimbingan ini, kohe kerbau diolah dengan campuran bahan alami yang higienis: jerami, dolomit, EM4, sekam, dan molase.

Hasilnya, Pupuk Kompos Pak Bhabin diklaim memiliki kandungan unsur hara makro dan mikro yang cukup lengkap: nitrogen 1%, fosfor 3%, kalium 1%, magnesium 1%, dan karbon 10%.

Komposisi ini menjadikannya efektif untuk menyuburkan kembali tanah yang telah jenuh akibat paparan pupuk kimia.

“Keunggulan pupuk ini tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga sangat ekonomis,” kata Kades Ikhsan.

Ia menjelaskan bahwa pupuk ini mampu bertahan hingga dua kali masa panen. Uji lapangan bahkan menunjukkan peningkatan produktivitas panen hingga 20% dibandingkan penggunaan pupuk kimia biasa.

Strategi Pemasaran dan Ketahanan Pangan

Penulis

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Alasan Bedolan Pamarayan Serang 7 Tahun Mati Suri hingga Dihidupkan Kembali di Era Bupati Zakiyah
Bedolan Pamarayan Kembali Bergelora di Era Bupati Zakiyah Setelah 7 Tahun Mati Suri, UMKM Ikut Bergerak!
Selat Sunda dan Duka yang Belum Berujung
Komunitas Info Bercanda Lawan Kepunahan Seni di Pandeglang
MTQ ke-55 Kabupaten Serang Dibuka, LPTQ Siapkan Bibit Baru Menuju Puncak Prestasi
Dinsos Banten Dorong KPM Berdaya dan Mandiri Lewat Program Pembinaan Lanjut
Syarifudin Salwani Kunjungi Pengungsi TPA Jatiwaringin, Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak
Sampah Menumpuk di Stadion Badak Pandeglang, Laskar Biru Turun Tangan, Warga Soroti DLH

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:49

Alasan Bedolan Pamarayan Serang 7 Tahun Mati Suri hingga Dihidupkan Kembali di Era Bupati Zakiyah

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:56

Bedolan Pamarayan Kembali Bergelora di Era Bupati Zakiyah Setelah 7 Tahun Mati Suri, UMKM Ikut Bergerak!

Kamis, 17 September 2026 - 22:52

Selat Sunda dan Duka yang Belum Berujung

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:11

Komunitas Info Bercanda Lawan Kepunahan Seni di Pandeglang

Rabu, 22 Juli 2026 - 11:07

MTQ ke-55 Kabupaten Serang Dibuka, LPTQ Siapkan Bibit Baru Menuju Puncak Prestasi

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page

Exit mobile version