PCNU Kota Serang Peringati Hari Santri Nasional 2025, KH Matin Syarkowi: Pesantren Sudah Berdiri Sebelum Republik Lahir

Rabu, 22 Oktober 2025 - 11:21

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ribuan santri memadati halaman Masjid Agung Ats-Tsauroh, Kota Serang, saat peringatan Hari Santri Nasional 2025, Selasa, 21 Oktober 2025

Ribuan santri memadati halaman Masjid Agung Ats-Tsauroh, Kota Serang, saat peringatan Hari Santri Nasional 2025, Selasa, 21 Oktober 2025

Pada 2014, ia bersama para kiai melakukan kontrak politik agar negara memberi perhatian pada pesantren dan menetapkan Hari Santri Nasional. “Kenapa ada Hari Ibu, Hari Pemuda, tapi tidak ada Hari Santri? Maka kami dorong agar ada pengakuan itu. Akhirnya, pada 5 Juli 2014, disepakati Piagam Perjuangan Al-Fathaniyah,” jelasnya.

Perjuangan itu akhirnya berbuah hasil. Tahun 2015, pemerintah menetapkan 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional. Empat tahun kemudian, Undang-Undang Pesantren resmi disahkan. “Saya bangga, gagasan dari Banten bisa menjadi produk nasional,” katanya penuh haru.

BACA JUGA :  Hadiri World Clean Up Day di Serang, Menteri Hanif Faisol Desak Kolaborasi Nasional Atasi Sampah

Dalam ceramahnya, KH Matin juga menyoroti tantangan moral bangsa saat ini. Ia prihatin melihat generasi muda yang mulai kehilangan sopan santun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau akhlak hilang, bangsa ini akan hancur. Orang berilmu tanpa akhlak justru jadi sumber kehancuran,” tegasnya.

Ia menegaskan bahwa pesantren adalah benteng moral bangsa. “Santri harus menjaga agama, menghormati ulama, dan setia pada republik. Cinta kepada negeri ini pahalanya sama dengan berbakti kepada orang tua,” pesannya.

BACA JUGA :  Dari Staf Biasa Hingga Puncak Karir: Perjalanan Triningsih, Srikandi di Balik Layar Parlemen Kota Serang

Di akhir tausiyah, KH Matin menyerukan santri untuk terus belajar dan berjuang.

“Hidup santri! Semangat santri! Karena dari santri lahir kemerdekaan bangsa ini,” ujarnya disambut tepuk tangan ribuan jamaah.

Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Serang, KH Saifun Nawasi, turut memberikan sambutan. Ia bangga karena acara Hari Santri tahun ini digelar secara mandiri tanpa bantuan pemerintah.

BACA JUGA :  Pemkot Serang Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Keluarga Lansia 80 Th Meninggal Tertimpa Tembok Roboh

“NU mandiri, kuat, dan bermartabat. Semua biaya dari sumbangan jamaah dan para dermawan,” ujarnya.

Menurutnya, semangat gotong royong warga NU adalah bukti cinta santri terhadap ulama dan tanah air.

“Kita hadir bukan karena konsumsi, tapi karena cinta pada perjuangan para ulama,” tambahnya.

Penulis

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pasca Banjir, Kabupaten Serang Raup Tambahan Bantuan Pangan untuk 190 Ribu Penerima
Bupati Serang ‘Murka’ Kasus Pelecehan Anak Jadi Alarm Keras, Pengawasan Sekolah Diminta Diperketat
Gubernur Banten dan Danantara Tekan Kesepakatan Bangun PSEL di Serang Raya
Optimalisasi Pelayanan : Dishub Kabupaten Serang Himbau Masyarakat Rutin Uji Kir
Dishub Serang Incar Rp686 Juta dari Retribusi Parkir Tahun 2026
Lepas Jemaah Haji Kloter 14, Bupati Serang Titip Pesan Ini
Skema Pembayaran PKB di Banten Disorot, DPRD Dorong Arus Kas Langsung ke RKUD
Bupati Serang Terbang ke Aceh, Boyong Bantuan Rp1,19 Miliar untuk Korban Bencana

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 00:05

Pasca Banjir, Kabupaten Serang Raup Tambahan Bantuan Pangan untuk 190 Ribu Penerima

Selasa, 12 Mei 2026 - 23:56

Bupati Serang ‘Murka’ Kasus Pelecehan Anak Jadi Alarm Keras, Pengawasan Sekolah Diminta Diperketat

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:10

Gubernur Banten dan Danantara Tekan Kesepakatan Bangun PSEL di Serang Raya

Selasa, 12 Mei 2026 - 12:22

Optimalisasi Pelayanan : Dishub Kabupaten Serang Himbau Masyarakat Rutin Uji Kir

Selasa, 12 Mei 2026 - 12:06

Dishub Serang Incar Rp686 Juta dari Retribusi Parkir Tahun 2026

Berita Terbaru