“Artinya, masih ada 120.000 ton sampah per hari yang harus kita tangani. Teknologi PSEL itu sangat mahal, jadi harus menjadi opsi terakhir setelah pengurangan dan pemanfaatan ulang di hulu,” tegasnya.
Hanif mengingatkan bahwa tanpa pengelolaan menyeluruh, solusi teknologi tinggi tidak akan cukup.
“Edukasi dan pemilahan sejak di rumah tangga adalah langkah paling penting.”
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Daerah Diminta Tegas
Hanif juga menyinggung maraknya tempat pembuangan sampah (TPS) liar. Ia menilai regulasi sudah jelas, hanya butuh ketegasan dari pemerintah daerah.
“Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 sudah sangat tegas. Sekarang waktunya para kepala daerah berani menindak. Daerah yang masih memiliki TPS liar tidak akan lolos seleksi Adipura,” ujarnya.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya