Menurut Edi Santoso, salah seorang warga, kebijakan yang diterapkan pihak bank sangat tidak manusiawi.
“Bahkan orang sakit pun yang mendapatkan bantuan harus datang, dibopong ke lokasi untuk mengambil bansos. Kebijakan ini diatur pihak Bank Mandiri. Saya sangat menyesalkan adanya insiden KPM PKH dan BPNT yang kontraksi di lokasi, bahkan ada yang sampai kehilangan kesadaran,” ujar Edi.
Edi menilai insiden ini terjadi akibat tidak adanya kebijakan fleksibel dan minimnya persiapan teknis dari pihak bank.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Ini akibat tidak ada kebijakan dari pihak bank, dan persiapan Bank Mandiri yang tidak teratur sehingga mengakibatkan membludaknya KPM di satu titik. Kami berharap agar pihak Bank Mandiri melakukan evaluasi untuk tidak lagi mengumpulkan orang sebanyak ini dalam satu lokasi,” tambahnya.
Antrean Panjang, Warga Resah
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya