Geger Cesium-137 di Cikande, Pakar Metalurgi Untirta Ingatkan Warga: Jangan Panik, Tapi Tetap Waspada

Jumat, 12 September 2025 - 20:44

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TOTALBANTEN.COM, SERANG – Temuan zat radioaktif Cesium-137 (C-137) di kawasan industri Modern Cikande, Kabupaten Serang, mengejutkan publik. Guru Besar Metalurgi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), Prof Agus Pramono, menekankan bahwa masyarakat tidak perlu panik, meski kewaspadaan tetap diperlukan.

Menurutnya, Cesium-137 adalah produk fisi nuklir yang lazim dipakai di dunia industri maupun kesehatan. Zat ini berfungsi dalam alat sterilisasi, mendeteksi cacat logam, hingga menelusuri aliran fluida.

BACA JUGA :  RDP DPRD di Tengah Banjir Kabupaten Serang, Akademisi Untirta; Sangat Penting, Apa yang Salah?

“Kalau tersimpan dengan baik, Cesium-137 tidak berbahaya. Tapi jika bocor dan masuk ke tubuh, zat ini bisa menempel di jaringan dan memicu kanker, terutama bila kadarnya melebihi 1.200 becquerel per kilogram,” ujar pria akrab disapa Gus Pram, Jumat, 12 September 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gus Pram, yang juga menjabat Rais Syuriyah PCINU Federasi Rusia 2016–2025, mencontohkan kasus yang pernah dilaporkan Food and Drug Administration (FDA) Amerika Serikat. Lembaga itu mendapati udang dengan kandungan Cesium-137 sebesar 68 Bq/kg.

BACA JUGA :  Resmikan The Gade Creative Lounge di Untirta, Pegadaian Dorong SDM Banten Berdaya Saing Global

“Nilai itu masih jauh di bawah ambang batas berbahaya. Kalau sampai lebih dari 1.200 Bq/kg, barulah zat ini bisa mencemari jaringan tubuh dan berisiko kanker,” tegasnya.

Meski demikian, Gus Pram mengingatkan potensi bahaya tetap ada jika paparan berlangsung dalam jangka panjang.

“Kalau masih jauh dari angka kritis, aman. Tapi kalau mendekati, tentu berbahaya,” katanya.

BACA JUGA :  Resmikan The Gade Creative Lounge di Untirta, Pegadaian Dorong SDM Banten Berdaya Saing Global

Tidak Mungkin Jadi Pengawet

Penulis

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Karang Taruna Desak ESDM Buka Izin Tambang Pulo Ampel, Soroti Debu hingga Ancaman Gunung Gede
Produksi Sampah Kabupaten Serang Capai 1.100 Ton per Hari, 400 Ton Akan Dikirim ke PSEL
Pembahasan APBD Perubahan Banten Tak Sesuai Timeline Aturan, Sekda: Sudah Diserahkan Kemarin
Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengancam Kesehatan, Dinkes Banten Siagakan Faskes 24 Jam
Abu Vulkanik Sampai ke Pandeglang, Fuhaira Amin Minta Pedagang Jangan Aji Mumpung
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mengarah ke Banten, Gubernur Minta Warga Pakai Masker
Komitmen Efisiensi Energi Berbuah Penghargaan, Banten Raih Juara 2 Nasional
Mahasiswa UI Dorong Panglimaja Jadi Senjata Warga Tegalmaja Lawan Pengangguran

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 22:00

Karang Taruna Desak ESDM Buka Izin Tambang Pulo Ampel, Soroti Debu hingga Ancaman Gunung Gede

Selasa, 8 September 2026 - 00:04

Produksi Sampah Kabupaten Serang Capai 1.100 Ton per Hari, 400 Ton Akan Dikirim ke PSEL

Senin, 7 September 2026 - 12:13

Pembahasan APBD Perubahan Banten Tak Sesuai Timeline Aturan, Sekda: Sudah Diserahkan Kemarin

Senin, 7 September 2026 - 12:03

Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengancam Kesehatan, Dinkes Banten Siagakan Faskes 24 Jam

Minggu, 6 September 2026 - 16:09

Abu Vulkanik Sampai ke Pandeglang, Fuhaira Amin Minta Pedagang Jangan Aji Mumpung

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page