Lebih dari Sekadar Pion: Filosofi Catur dan Visi Jangka Panjang Atlet Muda Banten

Minggu, 14 Juni 2026 - 15:31

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Gubernur Banten Pantau Atlit Catur dalam Pekan Olahraga Daerah Banten di Kota Cilegon

Wakil Gubernur Banten Pantau Atlit Catur dalam Pekan Olahraga Daerah Banten di Kota Cilegon

TOTALBANTEN.COM,SERANG— Olahraga catur bukan sekadar adu tangkas di atas papan kotak hitam-putih. Di balik setiap pergeseran bidak, terkandung simulasi kehidupan yang mengajarkan kalkulasi matang, kesabaran, dan ketahanan mental. Karakteristik inilah yang diharapkan mampu meresap ke dalam jiwa para atlet muda yang tengah berlaga dalam Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) XII Provinsi Banten 2026.

BACA JUGA :  Wagub Banten Bidik Lahirnya Master Catur Dunia dari 'Tanah Jawara'

Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah menegaskan bahwa catur memiliki daya tawar yang besar dalam membangun karakter generasi muda. Di tengah gempuran distraksi digital, catur hadir sebagai medium kontemplasi yang positif.

“Daripada menghabiskan waktu luang dengan gawai tanpa arah, catur menawarkan filosofi yang luar biasa. Olahraga ini melatih anak-anak kita untuk berpikir strategis, fokus, dan menghargai proses,” ujar Dimyati saat meninjau langsung arena pertandingan cabang olahraga catur di Aula DPRD Kota Cilegon, Sabtu (14/6/2026),

Menurut Dimyati, ajang multi-event seperti Popda tidak boleh terjebak pada orientasi jangka pendek, yakni sekadar berburu medali emas. Lebih dari itu, kompetisi ini harus diletakkan dalam koridor investasi manusia. Bidak-bidak catur, dari pion hingga menteri, merepresentasikan proses tumbuh kembang seorang individu.

Editor : Engkos Kosasih

Sumber Berita : totalbanten.com

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kontruksi Reklame Butut dan Ilegal Bertengger di Pandeglang, Dewan Semprot DPMPTSP
APBD Lebak Masih Bergantung ke Pusat, Duit Rakyat Habis “Dikuras” Pegawai dan DPRD?
Rata-rata Lama Sekolah di Banten Meningkat, Akses Pendidikan Swasta Diperluas
Ketua DPRD Kota Tangerang Janji Pangkas Anggaran Perjalanan Dinas Rp51 Miliar
Bidik Pasar Indonesia, AceKid Kenalkan Standar Baru Susu Formula Pertumbuhan
Ratusan Porsi MBG di Pandeglang Tak Terserap, Berakhir Jadi Pakan Ternak
Alumni IPDN Berebut Kursi ‘Jenderal’ ASN di Pemkab Lebak
Aktivis Kritik Wali Kota Serang; Reklame Bando Dilarang, Tapi Mau Diterbitkan PBG
Jika Anda menemukan kekeliruan dalam pemberitaan kami, ingin memberikan saran pengembangan konten, atau ingin menggunakan Hak Jawab dan Hak Koreksi sesuai dengan Undang-Undang Pers, silakan hubungi kami melalui kontak yang tersedia di website kami.

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:20

Kontruksi Reklame Butut dan Ilegal Bertengger di Pandeglang, Dewan Semprot DPMPTSP

Rabu, 17 Juni 2026 - 18:16

APBD Lebak Masih Bergantung ke Pusat, Duit Rakyat Habis “Dikuras” Pegawai dan DPRD?

Minggu, 14 Juni 2026 - 18:57

Rata-rata Lama Sekolah di Banten Meningkat, Akses Pendidikan Swasta Diperluas

Minggu, 14 Juni 2026 - 15:31

Lebih dari Sekadar Pion: Filosofi Catur dan Visi Jangka Panjang Atlet Muda Banten

Sabtu, 13 Juni 2026 - 13:50

Ketua DPRD Kota Tangerang Janji Pangkas Anggaran Perjalanan Dinas Rp51 Miliar

Berita Terbaru