
Namun, alih-alih memperoleh kepastian mengenai pelaksanaan tuntutan tersebut, mahasiswa justru menerima pesan bahwa mereka harus meminta maaf terlebih dahulu jika ingin bertemu dengan Bupatu atu Wakil Bupati Serang.
Menanggapi desakan mahasiswa, Sekda Kabupaten Serang, Zaldi Dhuhana, mengatakan dirinya menyampaikan pesan dari Wakil Bupati terkait permintaan maaf tersebut.
“Jadi, intinya saya mendapat pesan dari Wakil Bupati. Teman-teman HAMAS diminta untuk maaf minta maaf dulu. Selama teman-teman HAMAS tidak minta maaf, maka Pak Bupati dan Pak Wakil tidak akan menemui teman-teman,” kata Zaldi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia kemudian menyinggung kejadian sebelumnya yang berkaitan dengan tulisan yang dibuat mahasiswa.
“Ya, intinya kemarin kan ada kejadian menulis tulisan dan lain sebagainya,” ujarnya.
Zaldi kembali menegaskan bahwa dirinya hanya menyampaikan pesan dari Wakil Bupati.
“Ya, intinya begitu. Kalau pesan Pak Wakil begitu,” katanya.
Pernyataan tersebut langsung ditanggapi Mamat. Ia mempertanyakan sikap pemerintah daerah yang dinilai justru membebankan kewajiban meminta maaf kepada mahasiswa.
“Ya, udah biarkan ya. Udah biarkan ya. Intinya Bupati dan Wakil Bupati itu menyalahkan terhadap kami, mahasiswa. Begitu kan? Karena secara tidak secara tidaknya kami yang suruh minta maaf kan? Harusnya kan Bupati dong. Karena kami kemarin itu, tanggal 8 itu tujuan kami kan ini untuk bertemu dengan Bupati,” tegas Mamat.
Mamat juga mempertanyakan posisi Zaldi dalam pertemuan tersebut, apakah menyampaikan sikap pribadi atau mewakili Wakil Bupati Serang. Ia kemudian meminta agar persoalan itu dibicarakan langsung dengan Bupati, tanpa perantara pesan.
“Kayaknya Bapak apa mewakilkan, mewakilkan gitu kan, Pak? Mewakilkan Bapak, eh Wakil Bupati. Ya udah, berarti kita besok aja ngomongnya biar Bapak Bupatinya langsung ngomong gitu. Jadi, enggak ada pesan-pesan gitu, Pak. Paham, Pak?” ujar Mamat.
Mahasiswa kembali menyinggung persoalan penandatanganan tuntutan yang mereka ajukan. Namun, Zaldi menilai hal tersebut tidak berkaitan dengan inti pembicaraan.
“Wah, enggak ada hubungannya itu mah. Enggak ada hubungannya dengan intinya,” kata Zaldi.
Hingga pertemuan antara Hamas dengan Sekertaris daerah, belum ada kepastian mengenai pelaksanaan tuntutan pemberhentian oknum sekuriti maupun kesediaan Bupati dan Wakil Bupati Serang menemui perwakilan HAMAS secara langsung.
Editor : Engkos Kosasih
Halaman : 1 2