Oknum Polisi Diduga Keroyok Aktivis saat Demo HUT Kabupaten Serang ke-500 Tahun

Kamis, 8 Oktober 2026 - 22:15

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Tindakan Refresifitas Oknum Polisi Terhadap Masa Aksi Mahasiswa (Pung/totalbanten).

Mamat menilai aksi membawa lumpur tidak seharusnya berakhir dengan bentrokan fisik.

“Kalau misalkan pembakaran pos polisi, itu memang sudah di luar, fatal. Kalau ini kan kita membawa lumpur, bentuk ekspresif karena warga kami setiap hari mengalami lumpur tersebut,” ujarnya.

Ia menyebut sekitar 30 orang mengikuti aksi tersebut. Menurut dia, hampir seluruh peserta mengalami luka, meskipun sebagian merupakan luka ringan.

“Yang ikut itu total ada 30 orang. Hampir semuanya luka, walaupun luka ringan. Tapi hampir semuanya kena,” katanya.

Mamat kembali menegaskan bahwa Hamas tidak menghendaki aksi berujung kekerasan.

“Kita Hamas sendiri memang keinginannya simpel tanpa harus ada kekerasan, cukup dihadirkan bupati atau pihak yang memiliki kebijakan tersebut agar tuntutan kami ini tersampaikan. Akan tetapi, kondisi di lapangan tadi APH, aparat penegak hukum, malah bertindak seperti itu,” ucap Mamat.

Dugaan Pemeriksaan Ponsel Pedagang

Selain dugaan kekerasan terhadap peserta aksi, terdapat pula dugaan tindakan aparat terhadap pedagang yang berada di sekitar lokasi.

Berdasarkan pantauan di lokasi, seorang anggota kepolisian terlihat memeriksa telepon seluler milik seorang pedagang.

Pemeriksaan tersebut diduga berkaitan dengan kekhawatiran terhadap rekaman kejadian yang beredar dan kemungkinan munculnya pemberitaan atau unggahan yang dianggap merugikan kepolisian.

Namun, alasan dan dasar pemeriksaan telepon seluler tersebut belum diperoleh secara jelas.

Rangkaian peristiwa itu menyisakan pertanyaan mengenai pola pengamanan aksi penyampaian pendapat di muka umum, termasuk dugaan kekerasan terhadap peserta aksi dan tindakan aparat terhadap warga yang berada di sekitar lokasi.

Editor : Engkos Kosasih

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dituntut 5 Tahun Penjara, Direktur PT PMT Minta Dibebaskan dalam Kasus Limbah Cikande
Kencan Pertama Berujung Apes! Pria di Tanara Kehilangan Motor dan HP Usai Kenalan di Facebook
Bupati Serang Minta Lintas Sektor Kolaborasi Tekan Stunting dan Gizi Buruk
Diduga Rem Blong, Mobil Rombongan Manasik Haji Tabrak Motor dan Bus Murni di Pandeglang
Anak 15 Tahun Tenggelam di Kolam Retensi Pemprov Banten
Kapal Ferry Milik PT ASDP Terbakar di Selat Sunda, Penumpang Dievakuasi
Setahun Kasus Selly Mandek, Penyidik Polresta Tangerang Dipanggil Polda Banten
Rumah Tangga Memanas! Suami Laporkan Istri Atas Kasus Dugaan KDRT
Jika Anda menemukan kekeliruan dalam pemberitaan kami, ingin memberikan saran pengembangan konten, atau ingin menggunakan Hak Jawab dan Hak Koreksi sesuai dengan Undang-Undang Pers, silakan hubungi kami melalui kontak yang tersedia di website kami.

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:25

Dituntut 5 Tahun Penjara, Direktur PT PMT Minta Dibebaskan dalam Kasus Limbah Cikande

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:34

Kencan Pertama Berujung Apes! Pria di Tanara Kehilangan Motor dan HP Usai Kenalan di Facebook

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:22

Bupati Serang Minta Lintas Sektor Kolaborasi Tekan Stunting dan Gizi Buruk

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:33

Diduga Rem Blong, Mobil Rombongan Manasik Haji Tabrak Motor dan Bus Murni di Pandeglang

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:34

Anak 15 Tahun Tenggelam di Kolam Retensi Pemprov Banten

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page

Exit mobile version