Oknum Polisi Diduga Keroyok Aktivis saat Demo HUT Kabupaten Serang ke-500 Tahun

Kamis, 8 Oktober 2026 - 22:15

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Tindakan Refresifitas Oknum Polisi Terhadap Masa Aksi Mahasiswa (Pung/totalbanten).

Mamat mengatakan pihaknya sempat kehilangan kontak dengan sejumlah peserta aksi yang dibawa aparat. Ia kemudian berupaya menyelamatkan peserta lain yang berada di dekatnya.

“Akhirnya gua ngamanin beberapa orang, enam orang dibawa ke tempat aman,” katanya.

Menurut Mamat, hampir seluruh peserta aksi mengalami luka, meskipun sebagian di antaranya disebut hanya mengalami luka ringan.

“Rata-rata luka semua,” ujarnya.

Ia mengaku baru mengetahui kondisi sejumlah rekannya secara lebih jelas setelah melihat rekaman video kericuhan.

“Setelah kita lihat di video itu kan parah, sampai yang ditonjok gitu. Rata-rata teman-teman juga pasti kecewa. Hampir rata-rata luka semua,” katanya.

Hamas Pertanyakan Pengamanan Aksi

Mamat mempertanyakan pola pengamanan yang dilakukan aparat dalam aksi tersebut. Menurut dia, aparat seharusnya memastikan penyampaian aspirasi berlangsung aman dan terkendali.

“Seharusnya yang pertama mereka bertugas untuk mengamankan. Bukan untuk membubarkan atau meng-chaos-kan situasi,” tegasnya.

Ia mengatakan tuntutan Hamas sebenarnya sederhana. Massa meminta Bupati Serang atau pejabat yang memiliki kewenangan hadir dan mendengarkan aspirasi mereka secara langsung.

Aksi membawa lumpur, kata Mamat, merupakan simbol keresahan masyarakat yang sehari-hari menghadapi persoalan lumpur. Lumpur tersebut dibawa ke lokasi aksi sebagai bentuk ekspresi agar pemerintah melihat persoalan yang dirasakan masyarakat.

“Keinginan Hamas simpel, tanpa harus ada kekerasan. Cukup dihadirkan bupati atau pihak yang punya kebijakan agar tuntutan kami tersampaikan,” katanya.

Editor : Engkos Kosasih

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dituntut 5 Tahun Penjara, Direktur PT PMT Minta Dibebaskan dalam Kasus Limbah Cikande
Kencan Pertama Berujung Apes! Pria di Tanara Kehilangan Motor dan HP Usai Kenalan di Facebook
Bupati Serang Minta Lintas Sektor Kolaborasi Tekan Stunting dan Gizi Buruk
Diduga Rem Blong, Mobil Rombongan Manasik Haji Tabrak Motor dan Bus Murni di Pandeglang
Anak 15 Tahun Tenggelam di Kolam Retensi Pemprov Banten
Kapal Ferry Milik PT ASDP Terbakar di Selat Sunda, Penumpang Dievakuasi
Setahun Kasus Selly Mandek, Penyidik Polresta Tangerang Dipanggil Polda Banten
Rumah Tangga Memanas! Suami Laporkan Istri Atas Kasus Dugaan KDRT
Jika Anda menemukan kekeliruan dalam pemberitaan kami, ingin memberikan saran pengembangan konten, atau ingin menggunakan Hak Jawab dan Hak Koreksi sesuai dengan Undang-Undang Pers, silakan hubungi kami melalui kontak yang tersedia di website kami.

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:25

Dituntut 5 Tahun Penjara, Direktur PT PMT Minta Dibebaskan dalam Kasus Limbah Cikande

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:34

Kencan Pertama Berujung Apes! Pria di Tanara Kehilangan Motor dan HP Usai Kenalan di Facebook

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:22

Bupati Serang Minta Lintas Sektor Kolaborasi Tekan Stunting dan Gizi Buruk

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:33

Diduga Rem Blong, Mobil Rombongan Manasik Haji Tabrak Motor dan Bus Murni di Pandeglang

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:34

Anak 15 Tahun Tenggelam di Kolam Retensi Pemprov Banten

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page

Exit mobile version