Pihak keluarga kemudian membuat surat penolakan autopsi. Jenazah selanjutnya diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.
Maruli menegaskan, masyarakat diminta tidak terburu-buru menghubungkan setiap penemuan jenazah di wilayah perairan dengan hilangnya lima jurnalis dan tiga awak kapal KM Arupadatu I sebelum ada hasil identifikasi dan verifikasi resmi dari petugas.
Menurutnya, penyebaran informasi yang belum terverifikasi justru dapat menimbulkan keresahan serta memperkeruh informasi terkait proses pencarian KM Arupadatu I.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak berspekulasi. Setiap informasi terkait KM Arupadatu I akan disampaikan berdasarkan hasil verifikasi dan pemeriksaan resmi. Masyarakat kami harapkan mengutamakan informasi dari sumber yang dapat dipertanggungjawabkan,” pungkasnya.
Editor : Engkos Kosasih