Fahmi menyebut penurunan tersebut berasal dari sejumlah komponen pendapatan daerah yang tidak mencapai target, terutama pajak daerah, retribusi daerah, serta hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan.
“Ketidaktercapaian pertama adalah dari pajak daerah, kedua dari retribusi dan juga pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan,” ujarnya.
Kondisi tersebut membuat Pemprov Banten harus melakukan penataan ulang anggaran melalui sejumlah pergeseran dan efisiensi belanja.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Salah satu yang terkena dampaknya adalah anggaran Tukin ASN.
Fahmi mengatakan pembayaran Tukin yang sebelumnya diasumsikan selama 14 bulan dalam setahun kini dievaluasi menjadi 13 bulan.
Editor : Andre S Negara
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya