Irwin mengatakan bantuan alat mesin pertanian berupa pompa air diarahkan kepada petani yang masih memungkinkan mendapatkan pasokan air.
Namun, bagi lahan yang tidak memiliki sumber air, petani diminta mempertimbangkan kembali penanaman padi untuk menghindari kerugian yang lebih besar.
“Untuk mengurangi kerugian petani jika tidak ada sumber air, diharapkan jangan melakukan pertanaman, beralih ke tanaman yang tidak membutuhkan air banyak misalnya palawija,” pungkasnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Irwin menyebut kondisi kekeringan masih perlu diwaspadai karena puncak El Nino diprediksi terjadi pada Oktober 2026.
Fenomena tersebut, kata dia, diperkirakan masih berlangsung hingga akhir 2026. Sementara musim hujan diperkirakan mulai datang pada awal 2027.
Editor : Engkos Kosasih
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya