Nelayan Kubang Puji Normalisasi Sungai Bermodal Cangkul, Pemerintah ke Mana?

Senin, 14 September 2026 - 18:51

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Nelayan Desa Kubang Puji Normalisasi Sungai Dengan Alat Cangkul (Pung/totalbanten).

TOTALBANTEN.COM, SERANG – Ketika sungai yang menjadi bagian dari aktivitas nelayan membutuhkan penanganan, warga Desa Kubang Puji, Kecamatan Pontang, Kabupaten Serang, justru harus turun tangan dengan peralatan seadanya.

Cangkul menjadi alat utama yang digunakan warga untuk membersihkan dan mengeruk bagian sungai yang dinilai mengganggu kelancaran aliran. Bagi masyarakat yang mayoritas bekerja sebagai nelayan, kondisi sungai bukan sekadar persoalan lingkungan, tetapi berkaitan langsung dengan aktivitas dan sumber penghidupan mereka.

Warga nelayan Desa Kubang Puji, Maryani, mengatakan normalisasi dilakukan secara swadaya karena kondisi sungai sudah membutuhkan pembersihan. Namun, keterbatasan peralatan membuat kemampuan warga untuk menangani sungai secara menyeluruh sangat terbatas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami melakukan ini karena kondisi sungai memang perlu dibersihkan. Tapi kami hanya punya alat seadanya, seperti cangkul. Kalau dilakukan secara manual tentu kemampuan kami terbatas,” ujar Maryani, Minggu (14/9/2026).

Menurut Maryani, masyarakat tidak keberatan bergotong royong menjaga lingkungan. Namun, hingga kini warga belum merasakan perhatian pemerintah Kabupaten Serang dalam penanganan kondisi sungai tersebut.

Editor : Engkos Kosasih

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dituntut 5 Tahun Penjara, Direktur PT PMT Minta Dibebaskan dalam Kasus Limbah Cikande
Kencan Pertama Berujung Apes! Pria di Tanara Kehilangan Motor dan HP Usai Kenalan di Facebook
Bupati Serang Minta Lintas Sektor Kolaborasi Tekan Stunting dan Gizi Buruk
Pemkab Serang Perkuat UMKM Lewat Empat Strategi, Bupati Minta Pendampingan hingga Naik Kelas
Diduga Rem Blong, Mobil Rombongan Manasik Haji Tabrak Motor dan Bus Murni di Pandeglang
Anak 15 Tahun Tenggelam di Kolam Retensi Pemprov Banten
Kapal Ferry Milik PT ASDP Terbakar di Selat Sunda, Penumpang Dievakuasi
Setahun Kasus Selly Mandek, Penyidik Polresta Tangerang Dipanggil Polda Banten
Jika Anda menemukan kekeliruan dalam pemberitaan kami, ingin memberikan saran pengembangan konten, atau ingin menggunakan Hak Jawab dan Hak Koreksi sesuai dengan Undang-Undang Pers, silakan hubungi kami melalui kontak yang tersedia di website kami.

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:25

Dituntut 5 Tahun Penjara, Direktur PT PMT Minta Dibebaskan dalam Kasus Limbah Cikande

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:34

Kencan Pertama Berujung Apes! Pria di Tanara Kehilangan Motor dan HP Usai Kenalan di Facebook

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:22

Bupati Serang Minta Lintas Sektor Kolaborasi Tekan Stunting dan Gizi Buruk

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:33

Pemkab Serang Perkuat UMKM Lewat Empat Strategi, Bupati Minta Pendampingan hingga Naik Kelas

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:33

Diduga Rem Blong, Mobil Rombongan Manasik Haji Tabrak Motor dan Bus Murni di Pandeglang

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page

Exit mobile version