Proyek Revitalisasi Situ Cikedal Rp9,7 Miliar Dikritik; Warga Pandeglang Lebih Butuh Jalan

Jumat, 24 Juli 2026 - 08:30

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Proyek Situ Cikedal dikritik karena dinilai mengabaikan kebutuhan prioritas pembangunan di Pandeglang. (Foto. Dok/Agus Lani)

Proyek Situ Cikedal dikritik karena dinilai mengabaikan kebutuhan prioritas pembangunan di Pandeglang. (Foto. Dok/Agus Lani)

Senada, aktivis mahasiswa Pandeglang, Madsuni, menilai pemerintah daerah perlu lebih cermat menentukan skala prioritas penggunaan anggaran. Ia khawatir proyek bernilai miliaran rupiah tersebut tidak menjawab persoalan utama yang dihadapi masyarakat.

“Jalan yang baik sangat dibutuhkan masyarakat untuk mengakses pendidikan, layanan kesehatan, dan aktivitas ekonomi sehari-hari. Itu yang saat ini menjadi kebutuhan paling nyata,” ujarnya.

BACA JUGA :  SPEBA Dideklarasikan di Pandeglang, Dorong Reforma Agraria dan Kedaulatan Pangan

Di sisi lain, Pemerintah Provinsi Banten pada Tahun Anggaran 2026 juga telah mengalokasikan Rp49,285 miliar untuk membangun delapan ruas jalan dan satu jembatan di Kabupaten Pandeglang melalui program Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski demikian, sejumlah kalangan menilai kebutuhan perbaikan infrastruktur jalan di Pandeglang masih jauh lebih besar dibanding anggaran yang tersedia sehingga penentuan prioritas belanja daerah menjadi perhatian publik.

BACA JUGA :  DPRD Soroti Lambannya Penanganan Korban Kebakaran di Pandeglang

Penulis : Agus Lani

Editor : Engkos Kosasih

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dirut PT Raja Goedang Mas Jadi Tersangka Dugaan Pencemaran Lingkungan
Pemprov Banten Klaim Kepemilikan Aset Situ Rompong Seluas 2,8 Hektare, Gugatan PT Sahid Putera Lari ke Warga
Pemprov Banten Digugat PT Sahid Putera, Kondisi Situ Rompong Dilaporkan Menyusut
Irbansus Banten Ingatkan Korupsi Berawal dari Kebiasaan Kecil, Guru Diminta Jadi Teladan Integritas di Sekolah
Aksi Maling Berkedok Ojol Grab Gegerkan Masjid di BAP 1 Kota Serang, HP Kaum Masjid Raib Saat Tertidur Usai Bersih-bersih
Riwayat Pencemaran Sungai Ciujung: PT Cipta Paperia Berulang Kali Terseret Kasus Limbah
DLHK Banten Temukan Pembuangan Limbah ke Sungai Ciujung, PT Cipta Paperia Disorot
LPTQ Tangsel Kantongi Hibah Rp22 Miliar, Mengapa Prestasi MTQ Tak Kunjung Naik?

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 08:30

Proyek Revitalisasi Situ Cikedal Rp9,7 Miliar Dikritik; Warga Pandeglang Lebih Butuh Jalan

Rabu, 22 Juli 2026 - 23:34

Dirut PT Raja Goedang Mas Jadi Tersangka Dugaan Pencemaran Lingkungan

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:57

Pemprov Banten Klaim Kepemilikan Aset Situ Rompong Seluas 2,8 Hektare, Gugatan PT Sahid Putera Lari ke Warga

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:25

Pemprov Banten Digugat PT Sahid Putera, Kondisi Situ Rompong Dilaporkan Menyusut

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:37

Irbansus Banten Ingatkan Korupsi Berawal dari Kebiasaan Kecil, Guru Diminta Jadi Teladan Integritas di Sekolah

Berita Terbaru