TOTALBANTEN.COM, SERANG – Polda Banten menggandeng Esports Indonesia (ESI) Provinsi Banten dan Indonesia Esports Association (IESPA) untuk menghadirkan Turnamen Esports Kapolda Cup 2026.
Kegiatan ini menjadi bagian dari peringatan Hari Bhayangkara ke-80 itu dijadwalkan berlangsung pada 4-5 Juli 2026, dengan mengusung tema “Mencetak Juara Daerah Menuju Panggung Nasional”.
Turnamen tersebut tidak hanya menjadi arena kompetisi, tetapi juga sarana menjaring atlet esports terbaik dari Banten untuk dipersiapkan menghadapi Kapolri Cup 2026 di tingkat nasional.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea mengatakan, Kapolda Cup merupakan bentuk dukungan Polri terhadap pengembangan potensi generasi muda di bidang digital.
“Kapolda Cup 2026 bukan sekadar kompetisi esports. Ini menjadi ruang pembinaan bagi generasi muda yang memiliki potensi di bidang digital. Kami ingin menemukan atlet-atlet terbaik Banten yang nantinya mampu bersaing pada Kapolri Cup 2026,” kata Maruli saat rapat persiapan, jumat (19/6/2026).
Menurut dia, perkembangan esports telah membuka peluang baru bagi generasi muda untuk berprestasi melalui industri kreatif dan teknologi digital.
“Esports dapat membentuk karakter disiplin, sportivitas, kerja sama tim, dan kreativitas. Kami berharap dari kompetisi ini lahir talenta-talenta yang mampu mengharumkan nama Banten,” ujarnya.
Sementara itu, AKBP Andi Setyo Wibowo memastikan seluruh rangkaian pertandingan disiapkan secara profesional dengan melibatkan ESI Banten dan IESPA.
“Kami telah berkoordinasi untuk menyiapkan sistem pertandingan, perangkat pendukung, hingga perangkat wasit yang profesional. Tujuannya agar kompetisi berlangsung sehat, transparan, dan menjunjung tinggi sportivitas,” katanya.
Dukungan juga datang dari ESI Provinsi Banten. Organisasi tersebut menilai Kapolda Cup menjadi momentum penting dalam pembinaan atlet esports daerah.
“Kolaborasi Polda Banten, ESI, dan IESPA merupakan langkah strategis untuk membangun ekosistem esports yang sehat dan berkelanjutan. Kami optimistis akan lahir atlet-atlet potensial yang mampu bersaing di level lebih tinggi,” ujar perwakilan ESI Banten.
Hal senada disampaikan perwakilan IESPA. Selain kompetisi, kegiatan ini dinilai menjadi sarana edukasi mengenai etika bermain, sportivitas, dan pemanfaatan teknologi digital secara positif.
Editor : Engkos Kosasih