Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Banten, Ahmad Syaukani, menjelaskan bahwa pemerintah daerah menerapkan cetak biru (blueprint) pembinaan jangka panjang. Para juara yang lahir dari Popda XII ini tidak akan dibiarkan berjalan sendiri setelah kompetisi usai.
“Pembinaan atlet berprestasi tidak bisa dilakukan secara instan. Ada kalkulasi usia produktif yang sedang kami kejar,” tutur Syaukani.
Berdasarkan proyeksi Dispora Banten, para atlet yang saat ini bertanding di Popda XII rata-rata berusia 16 hingga 17 tahun. Dalam sains olahraga (sports science), kelompok usia ini berada pada fase fundamental untuk diasah menuju performa puncak (peak performance).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Pada saat Pekan Olahraga Nasional (PON) 2032 mendatang, mereka akan memasuki usia emas atlet, yaitu sekitar 21 hingga 25 tahun. Merekalah yang dari sekarang kita siapkan untuk menjadi tulang punggung dan kekuatan utama Provinsi Banten di ajang nasional,” ucap Syaukani.
Editor : Engkos Kosasih
Sumber Berita : totalbanten.com
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya







