Lebih dari Sekadar Pion: Filosofi Catur dan Visi Jangka Panjang Atlet Muda Banten

Minggu, 14 Juni 2026 - 15:31

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Gubernur Banten Pantau Atlit Catur dalam Pekan Olahraga Daerah Banten di Kota Cilegon

Wakil Gubernur Banten Pantau Atlit Catur dalam Pekan Olahraga Daerah Banten di Kota Cilegon

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Banten, Ahmad Syaukani, menjelaskan bahwa pemerintah daerah menerapkan cetak biru (blueprint) pembinaan jangka panjang. Para juara yang lahir dari Popda XII ini tidak akan dibiarkan berjalan sendiri setelah kompetisi usai.

“Pembinaan atlet berprestasi tidak bisa dilakukan secara instan. Ada kalkulasi usia produktif yang sedang kami kejar,” tutur Syaukani.

BACA JUGA :  Banten dan Lampung Resmi Jadi Tuan Rumah PON 2032, Sejarah Baru Olahraga Tanah Air

Berdasarkan proyeksi Dispora Banten, para atlet yang saat ini bertanding di Popda XII rata-rata berusia 16 hingga 17 tahun. Dalam sains olahraga (sports science), kelompok usia ini berada pada fase fundamental untuk diasah menuju performa puncak (peak performance).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pada saat Pekan Olahraga Nasional (PON) 2032 mendatang, mereka akan memasuki usia emas atlet, yaitu sekitar 21 hingga 25 tahun. Merekalah yang dari sekarang kita siapkan untuk menjadi tulang punggung dan kekuatan utama Provinsi Banten di ajang nasional,” ucap Syaukani.

BACA JUGA :  Data Calon Siswa SPMB Hilang, Wagub Banten "Murka" Ancam Pecat Kepala Sekolah

Editor : Engkos Kosasih

Sumber Berita : totalbanten.com

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Pandeglang: Pokir Tak Boleh Jadi Ruang Pungutan
Karang Taruna Desak ESDM Buka Izin Tambang Pulo Ampel, Soroti Debu hingga Ancaman Gunung Gede
Produksi Sampah Kabupaten Serang Capai 1.100 Ton per Hari, 400 Ton Akan Dikirim ke PSEL
Pembahasan APBD Perubahan Banten Tak Sesuai Timeline Aturan, Sekda: Sudah Diserahkan Kemarin
Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengancam Kesehatan, Dinkes Banten Siagakan Faskes 24 Jam
Abu Vulkanik Sampai ke Pandeglang, Fuhaira Amin Minta Pedagang Jangan Aji Mumpung
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mengarah ke Banten, Gubernur Minta Warga Pakai Masker
Komitmen Efisiensi Energi Berbuah Penghargaan, Banten Raih Juara 2 Nasional
Jika Anda menemukan kekeliruan dalam pemberitaan kami, ingin memberikan saran pengembangan konten, atau ingin menggunakan Hak Jawab dan Hak Koreksi sesuai dengan Undang-Undang Pers, silakan hubungi kami melalui kontak yang tersedia di website kami.

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 16:00

DPRD Pandeglang: Pokir Tak Boleh Jadi Ruang Pungutan

Rabu, 9 September 2026 - 22:00

Karang Taruna Desak ESDM Buka Izin Tambang Pulo Ampel, Soroti Debu hingga Ancaman Gunung Gede

Selasa, 8 September 2026 - 00:04

Produksi Sampah Kabupaten Serang Capai 1.100 Ton per Hari, 400 Ton Akan Dikirim ke PSEL

Senin, 7 September 2026 - 12:13

Pembahasan APBD Perubahan Banten Tak Sesuai Timeline Aturan, Sekda: Sudah Diserahkan Kemarin

Senin, 7 September 2026 - 12:03

Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengancam Kesehatan, Dinkes Banten Siagakan Faskes 24 Jam

Berita Terbaru

Ketua komisi II DPRD Pandeglang, Yangto, memberikan keterangan kepada pers, Dok (Gun/Totalbanten.com)

Legislatif

DPRD Pandeglang: Pokir Tak Boleh Jadi Ruang Pungutan

Kamis, 10 Sep 2026 - 16:00

You cannot copy content of this page