“Seluruh proses rekrutmen berjalan dengan prinsip BETAH, yakni bersih, transparan, akuntabel, dan humanis. Tidak ada pungutan biaya dalam bentuk apa pun, serta tidak ada ruang bagi praktik percaloan dalam seleksi ini,” kata Maruli, Senin (8/6).
Bagi ribuan calon peserta yang bermimpi menjadi perwira polisi, pesan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa keberhasilan tidak ditentukan oleh koneksi ataupun bantuan pihak tertentu.
Kelulusan, kata Maruli, sepenuhnya bergantung pada kemampuan, kesiapan, dan hasil yang diraih peserta selama mengikuti seluruh tahapan seleksi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Di tengah maraknya oknum yang mengaku mampu membantu meloloskan peserta dengan imbalan sejumlah uang, Polda Banten mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap berbagai tawaran semacam itu. Sebab, seluruh proses penerimaan anggota Polri dilakukan tanpa biaya.
“Percayalah pada kemampuan diri sendiri, karena kelulusan ditentukan oleh hasil kerja keras dan kompetensi, bukan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab,” ujarnya.
Lebih lanjut, Maruli menegaskan bahwa penerimaan Taruna dan Taruni Akpol Tahun Anggaran 2026 hanya diselenggarakan melalui jalur reguler yang dikelola oleh SSDM Polri.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya







