Wagub Banten Dimyati: Tradisi Ngadu Bedug Harus Tetap Bergema di Tengah Perubahan Zaman

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:50

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wagub Banten Dimyati Saat Gaungkan Tradisi Ngadu Bedug Harus Tetap Bergema di Tengah Perubahan Zaman

Wagub Banten Dimyati Saat Gaungkan Tradisi Ngadu Bedug Harus Tetap Bergema di Tengah Perubahan Zaman

“Awalnya bedug digunakan untuk kegiatan keagamaan, sekarang berkembang menjadi kesenian dan kebudayaan masyarakat,” katanya.

Saat ini kelompok bedug Kampung Cilaja diperkuat sekitar 35 personel yang terdiri dari 20 perempuan dan 15 laki-laki. Regenerasi terus dilakukan dengan melibatkan berbagai kelompok usia agar tradisi tersebut tetap lestari.

Mustori juga mengungkapkan tingginya dukungan masyarakat dalam menjaga tradisi bedug.

“Dukungan masyarakat luar biasa. Dari bapak-bapak, ibu-ibu sampai renaja dan anak-anak sangat antusias mengikuti kegiatan bedug di kampung kami,” tuturnya.

Ia mengaku bangga atas capaian Kampung Cilaja yang berhasil meraih Juara I Gebrag Ngadu Bedug 2025. Prestasi tersebut menjadi motivasi bagi seluruh anggota untuk terus berlatih dan mempertahankan warisan budaya leluhur.

BACA JUGA :  Lautan Manusia Tumpah di Festival Ciomas Ngabring 2026

“Alhamdulillah, tahun 2025 Kampung Cilaja meraih Juara 1. Prestasi itu menjadi motivasi bagi kami untuk terus berlatih dan mempertahankan tradisi bedug sebagai warisan budaya masyarakat,” ujar Mustori.

Pembukaan Gebrag Ngadu Bedug 2026 turut dihadiri Komisaris Utama Indonesia Tourism Development Corporation Irna Narulita, Asisten Deputi Pemasaran KEN Kementerian Pariwisata Erwita Dianti, serta Bupati Pandeglang Dewi Setiani.

BACA JUGA :  Tradisi puluhan Tahun Pesta Rakyat Cibaliung Didorong Masuk Kalender Pariwisata Nasional

Selama tiga hari pelaksanaan, dentuman bedug dari berbagai kampung di Pandeglang akan terus menggema sebagai simbol bahwa tradisi warisan leluhur tersebut tetap hidup, berkembang, dan relevan di tengah masyarakat modern.

Editor : Engkos Kosasih

Sumber Berita : totalbanten.com

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Karang Taruna Desak ESDM Buka Izin Tambang Pulo Ampel, Soroti Debu hingga Ancaman Gunung Gede
Produksi Sampah Kabupaten Serang Capai 1.100 Ton per Hari, 400 Ton Akan Dikirim ke PSEL
Pembahasan APBD Perubahan Banten Tak Sesuai Timeline Aturan, Sekda: Sudah Diserahkan Kemarin
Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengancam Kesehatan, Dinkes Banten Siagakan Faskes 24 Jam
Abu Vulkanik Sampai ke Pandeglang, Fuhaira Amin Minta Pedagang Jangan Aji Mumpung
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mengarah ke Banten, Gubernur Minta Warga Pakai Masker
Komitmen Efisiensi Energi Berbuah Penghargaan, Banten Raih Juara 2 Nasional
Mahasiswa UI Dorong Panglimaja Jadi Senjata Warga Tegalmaja Lawan Pengangguran
Jika Anda menemukan kekeliruan dalam pemberitaan kami, ingin memberikan saran pengembangan konten, atau ingin menggunakan Hak Jawab dan Hak Koreksi sesuai dengan Undang-Undang Pers, silakan hubungi kami melalui kontak yang tersedia di website kami.

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 22:00

Karang Taruna Desak ESDM Buka Izin Tambang Pulo Ampel, Soroti Debu hingga Ancaman Gunung Gede

Selasa, 8 September 2026 - 00:04

Produksi Sampah Kabupaten Serang Capai 1.100 Ton per Hari, 400 Ton Akan Dikirim ke PSEL

Senin, 7 September 2026 - 12:13

Pembahasan APBD Perubahan Banten Tak Sesuai Timeline Aturan, Sekda: Sudah Diserahkan Kemarin

Senin, 7 September 2026 - 12:03

Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengancam Kesehatan, Dinkes Banten Siagakan Faskes 24 Jam

Minggu, 6 September 2026 - 16:09

Abu Vulkanik Sampai ke Pandeglang, Fuhaira Amin Minta Pedagang Jangan Aji Mumpung

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page