TOTALBANTEN.COM, SERANG – Seorang perempuan berinisial A, warga Kampung Kepaksan, Desa Kaserangan, Kecamatan Pontang, Kabupaten Serang, diduga mengalami penganiayaan saat menagih utang gadai mobil kepada seseorang yang disebut berprofesi sebagai guru sekolah Dasar.
Korban mengalami pendadarahan hebat di bagian kepala belakang kanan, hidung serta telingan bagian kanan.
Korban sempat di rujuk ke RSDP Kabupaten Serang, namun naas nyawanya tak tertolong (meninggal Dunia).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Berdasarkan informasi yang di himpun, persoalan gadai mobil itu telah berlangsung sejak 2018 dan tak kunjung terselesaikan.
Adik korban, Isah Amelisa, mengatakan bahwa mobil milik kakaknya digadaikan dengan janji pembayaran Rp500 ribu per bulan dari terduga pelaku.
“Baru berjalan satu bulan pembayaran, setelah itu sudah tidak ada lagi pembayaran. Mobil juga tidak ada. Setiap ditagih tidak pernah ada itikad baik,” kata Isah saat dikonfirmasi, Senin (26/6/2026).
Menurutnya, keluarga korban selama ini hanya berupaya menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan. Namun begitu, kata dia, upaya tersebut tidak membuahkan hasil.
Ia berkata, pada Senin sore 18 Mei pekan lalu, korban pergi seorang diri ke rumah terduga pelaku untuk kembali menagih utangnya. Korban berangkat sekitar pukul 17.30 WIB dengan berjalan kaki.
Editor : Engkos Kosasih
Sumber Berita : Totalbanten.com
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya
