Diketahui, jemaah Haji yang batal berangkat tengah menjalani perawatan medis, dan telah dipulangkan ke rumah masing-masing.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Kota Serang, Tatang Taufik Rohman mengatakan kelima jemaah tersebut batal diberangkatkan karena menderita penyakit.
”Kelima calon jemaah haji tersebut tidak istithoah karena keputusan tim medis secara profesional karena sakit saat cek terakhir di embarkasi AlHaj Provinsi Banten,” katanya saat diwawancarai, Kamis (21/5/2026).
Menurunya, Calon jemaah atas nama Mastu’ah binti Maska didiagnosis mengalami kardiomegali.
Sementara Naimah binti Haji Siman memiliki riwayat tuberkulosis.
Kemudian, Juriah binti Derai diketahui menderita tuberkulosis (TB) paru dan perlu menjalani pengobatan khusus selama lima bulan.
Adapun Samiran binti Wongso mengalami diabetes, sedangkan Sarnata binti Sarnaka menderita penyakit ginjal kronis atau CKD stadium 4 disertai anemia.
”Yang lima orang ini diberangkatkan sampai ke check-in terakhir, Allah mentakdirkan sakit sampai ke stadium empat. Dan ini adalah keputusan medis secara profesional,” jelas Tatang.
Tatang juga memastikan tidak ada calon jemaah yang gagal berangkat karena meninggal dunia.
Saat ini, sebagian jemaah yang batal berangkat tengah menjalani perawatan medis, dan telah dipulangkan ke rumah masing-masing.
Terkait nasib keberangkatan mereka, Tatang menyebut para jemaah akan dijadwalkan ulang pada musim haji tahun depan.
”Secara normatif diundur, kecuali mereka mewasiatkan untuk diganti kepada hak warisnya. Itu keputusan hak mereka,” ucapnya.
Editor : Engkos Kosasih
Sumber Berita : Totalbanten.com
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya








