“Peserta kita bekali berbagai ilmu, mulai dari biofloc perikanan, hidroponik, peternakan, teknik dasar kelistrikan hingga pengelasan. Ada 5 sampai 6 bidang keahlian yang kita berikan,” ujar Hangki usai membuka acara kegiatan di Balai Poliran Polda Banten, Senin (27/4/2026).
Menurutnya, program ini merupakan hasil kolaborasi dengan berbagai pihak, seperti Dinas Tenaga Kerja, balai latihan vokasi, hingga PLN dengan menghadirkan instruktur profesional di bidangnya.
“Harapannya, setelah pelatihan ini peserta memiliki skill dan pengetahuan sesuai minatnya. Mereka juga mendapatkan sertifikat resmi yang bisa digunakan untuk melamar pekerjaan,” jelasnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Hengki mengatakan, peserta harus mampu mandiri dengan membuka usaha sendiri, termasuk di sektor pengelolaan sampah.
“Pengelolaan sampah ini penting untuk mendukung program Indonesia Asri, yakni lingkungan yang aman, sehat, resik, dan indah,” katanya.
Editor : Engkos Kosasih
Sumber Berita : Totalbanten.com
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya






