Diduga Jadi Lapak Transaksi Jabatan, Rumah Aspirasi Bupati Lebak Disegel

Selasa, 10 Maret 2026 - 19:24

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Kondisi Rumah Aspirasi Bupati Lebak yang Disegel. (Dok)

Tak hanya itu. Ia juga menerima informasi dari sejumlah tokoh masyarakat bahwa pihak yang ingin bertemu Bupati Lebak harus melalui relawan yang mengelola rumah aspirasi tersebut.

JB bahkan menyoroti keberadaan relawan politik yang masih aktif meski Pilkada telah usai. Menurut mantan Bupati Lebak dua periode itu, relawan seharusnya membubarkan diri setelah kontestasi politik selesai.

“Di berbagai daerah, setelah selesai Pilkada para relawan itu harus membubarkan diri, bukannya terus eksis,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menilai keberadaan relawan yang terus berada di sekitar kepala daerah justru berpotensi mengganggu kewibawaan pemerintahan.

Di sisi lain, relawan Tim Aspirasi Hasbi Jayabaya, Badri, membantah tudingan bahwa rumah aspirasi tersebut digunakan sebagai tempat “verifikasi” pejabat yang ingin mendapatkan promosi jabatan.

Menurut Badri, gedung tersebut memang sudah lama diminta untuk dikosongkan oleh pemilik bangunan.

“Sudah lama memang diminta dikosongkan. Katanya mau dijadikan Bank Sinobu,” kata Badri.

Ia menjelaskan rumah aspirasi itu telah berdiri sekitar 10 tahun lalu, sejak Hasbi masih menjabat sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dari Komisi VIII.

Editor : Andre Sumanegara

Sumber Berita : Totalbanten.com

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Debt Collector Sikat Anggota Brimob Polda Banten, Dua Orang Terkapar
Inflasi Banten Capai 2,70 Persen pada Mei 2026, Lebak Tertinggi
Banten Menuju Fase Penduduk Menua, Bonus Demografi Masih Jadi Modal Utama
Reklame Raksasa Tiba-Tiba Berdiri di Median Jalan Letnan Sutopo Tangsel, PBG Dipertanyakan
Nekat Beraksi Siang Bolong! Motor Scoopy Raib Digondol Maling Saat Pemilik Belanja di Minimarket
Mas Bahlil Ganteng : Politisi Golkar Anggap Tak Masalah
Kasus Penganiayaan Pelajar di Pandeglang Masih Berproses, Polisi Tak Larang Korban Bicara ke Media, Tapi?
Serapan APBD Kabupaten Serang Baru 24,84 Persen, Didominasi Belanja Pegawai
Jika Anda menemukan kekeliruan dalam pemberitaan kami, ingin memberikan saran pengembangan konten, atau ingin menggunakan Hak Jawab dan Hak Koreksi sesuai dengan Undang-Undang Pers, silakan hubungi kami melalui kontak yang tersedia di website kami

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:57

Debt Collector Sikat Anggota Brimob Polda Banten, Dua Orang Terkapar

Rabu, 3 Juni 2026 - 08:29

Inflasi Banten Capai 2,70 Persen pada Mei 2026, Lebak Tertinggi

Selasa, 2 Juni 2026 - 23:56

Banten Menuju Fase Penduduk Menua, Bonus Demografi Masih Jadi Modal Utama

Selasa, 2 Juni 2026 - 23:16

Reklame Raksasa Tiba-Tiba Berdiri di Median Jalan Letnan Sutopo Tangsel, PBG Dipertanyakan

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:14

Mas Bahlil Ganteng : Politisi Golkar Anggap Tak Masalah

Berita Terbaru

Exit mobile version