Najib menilai persoalan banjir di wilayah tersebut tidak bisa hanya diselesaikan dengan penanganan darurat.
Ia menyebut perlu evaluasi menyeluruh terhadap sistem lingkungan dan tata ruang wilayah, termasuk terhadap aktivitas pertambangan yang berkembang di kawasan itu.
Pemerintah Kabupaten Serang, kata dia, telah menyampaikan hal tersebut kepada Andra Soni selaku Gubernur Banten agar dilakukan evaluasi yang lebih komprehensif.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Tidak hanya perizinan yang legal atau ilegal, tetapi juga tata ruang wilayah secara keseluruhan harus diperhatikan,” kata Najib.
Ia mengakui penanganan di lapangan masih menghadapi sejumlah kendala, terutama karena banyaknya endapan lumpur yang terbawa banjir.
“Sekarang ini antara volume lumpur dengan kapasitas pompa yang ada belum seimbang. Penanganannya masih terus diupayakan,” ujarnya.
Penulis : Dirhat
Editor : Engkos Kosasih
Sumber Berita : Totalbanten.com






