Akademisi UNIS Soroti Penjabaran APBD Banten Tak Dipublikasikan Utuh, Komitmen Transparansi Dipertanyakan

Senin, 9 Maret 2026 - 12:25

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Akademisi UNIS Tangerang, Adib Miftahul. (Dok)

Penerimaan pembiayaan: Rp95.540.400.983

Pengeluaran pembiayaan: Rp138.497.733.036

Dengan demikian, pembiayaan netto tercatat minus Rp42.957.332.053, sehingga sisa lebih pembiayaan anggaran (SiLPA) tahun berjalan tercatat Rp0.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun tanpa lampiran rincian tersebut, publik tidak dapat mengetahui secara detail bagaimana alokasi anggaran daerah digunakan, mulai dari belanja pegawai, proyek pembangunan hingga program pemerintah lainnya.

Akademisi Universitas Islam Syekh Yusuf (UNIS) Tangerang, Adib Miftahul, menilai tidak dipublikasikannya dokumen penjabaran APBD secara lengkap di JDIH menimbulkan pertanyaan serius terkait komitmen transparansi pemerintah daerah.

Menurutnya, dalam praktik birokrasi memang terdapat sejumlah alasan teknis yang terkadang membuat dokumen belum dipublikasikan, seperti proses pengesahan yang belum selesai, keterlambatan penetapan APBD, atau adanya penyesuaian anggaran.

“Kalau alasan teknis seperti itu biasanya masih bisa dipahami. Tetapi dalam konteks sekarang momentumnya bukan itu. APBD sudah berjalan, seharusnya dokumen penjabaran anggaran sudah siap dan bisa diakses publik,” kata Adib saat dihubungi melalui WhatsApp, Senin (9/3/2026).

Ia menilai, ketika rincian anggaran tidak dipublikasikan secara terbuka, publik justru akan mempertanyakan komitmen transparansi Pemerintah Provinsi Banten.

Terlebih sebelumnya pimpinan daerah kerap menyampaikan komitmen untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih dan bebas korupsi.

“Kalau komitmennya Banten tanpa korupsi, transparansi itu harus dibuktikan. Penjabaran APBD saja tidak dipublikasikan secara utuh. Ini yang akhirnya menimbulkan tanda tanya di publik,” ujarnya.

Adib menegaskan bahwa di era keterbukaan informasi saat ini, publikasi detail anggaran merupakan kewajiban pemerintah.

Penulis : Dirhat

Editor : Engkos Kosasih

Sumber Berita : Totalbanten.com

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Debt Collector Sikat Anggota Brimob Polda Banten, Dua Orang Terkapar
Inflasi Banten Capai 2,70 Persen pada Mei 2026, Lebak Tertinggi
Banten Menuju Fase Penduduk Menua, Bonus Demografi Masih Jadi Modal Utama
Reklame Raksasa Tiba-Tiba Berdiri di Median Jalan Letnan Sutopo Tangsel, PBG Dipertanyakan
Nekat Beraksi Siang Bolong! Motor Scoopy Raib Digondol Maling Saat Pemilik Belanja di Minimarket
Mas Bahlil Ganteng : Politisi Golkar Anggap Tak Masalah
Kasus Penganiayaan Pelajar di Pandeglang Masih Berproses, Polisi Tak Larang Korban Bicara ke Media, Tapi?
Serapan APBD Kabupaten Serang Baru 24,84 Persen, Didominasi Belanja Pegawai
Jika Anda menemukan kekeliruan dalam pemberitaan kami, ingin memberikan saran pengembangan konten, atau ingin menggunakan Hak Jawab dan Hak Koreksi sesuai dengan Undang-Undang Pers, silakan hubungi kami melalui kontak yang tersedia di website kami

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:57

Debt Collector Sikat Anggota Brimob Polda Banten, Dua Orang Terkapar

Rabu, 3 Juni 2026 - 08:29

Inflasi Banten Capai 2,70 Persen pada Mei 2026, Lebak Tertinggi

Selasa, 2 Juni 2026 - 23:56

Banten Menuju Fase Penduduk Menua, Bonus Demografi Masih Jadi Modal Utama

Selasa, 2 Juni 2026 - 23:11

Nekat Beraksi Siang Bolong! Motor Scoopy Raib Digondol Maling Saat Pemilik Belanja di Minimarket

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:14

Mas Bahlil Ganteng : Politisi Golkar Anggap Tak Masalah

Berita Terbaru

Exit mobile version