Sisi Lain AKBP Condro Sasongko, Sang Pengayom Nyentrik yang Kini Lepas Tugas dari Serang

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:37

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Serang, AKBP Condro Sasongko. (Dok)

Kapolres Serang, AKBP Condro Sasongko. (Dok)

TOTALBANTEN.COM, SERANG – Di sebuah sudut Kabupaten Serang, suasana formal yang biasanya menyelimuti institusi kepolisian mendadak cair. Tidak ada wajah-wajah tegang atau barisan ajudan yang kaku.

Yang terdengar justru gelak tawa renyah. Di tengah kerumunan warga, berdiri seorang pria tegap dengan seragam cokelat, namun gesturnya jauh dari kesan intimidatif.

Ia adalah AKBP Condro Sasongko, Kapolres Serang yang belakangan ini viral bukan karena aksi baku tembak, melainkan karena pendekatannya yang ‘out of the box’.

Sejak menapakkan kaki di Polres Serang, AKBP Condro membawa angin segar. Bagi sebagian besar masyarakat, polisi seringkali dipandang sebagai sosok yang menjaga jarak.

Namun, AKBP Condro mendobrak stigma itu. Ia percaya bahwa keamanan tidak hanya diciptakan melalui patroli bersenjata, tetapi melalui secangkir kopi dan obrolan di teras warga.

Dalam berbagai unggahan media sosial yang viral, AKBP Condro kerap terlihat melakukan aksi jenaka mulai dari bercanda dengan pedagang kaki lima hingga tingkah lakunya yang spontan saat berinteraksi dengan anak-anak. Namun, jangan salah sangka; di balik tawa itu, ada strategi komunikasi massa yang cerdas.

BACA JUGA :  Kapolres Serang Raih Penghargaan Polisi Inovatif dan Kreatif

“Masyarakat tidak butuh polisi yang ditakuti, mereka butuh polisi yang dirasakan kehadirannya sebagai bagian dari keluarga,” ungkapnya dalam satu kesempatan.

Humor Sebagai ‘Senjata’ Redam Konflik

Mengapa humor? Dalam dunia psikologi massa, tawa adalah alat peredam konflik yang paling efektif. AKBP Condro memahami betul dinamika wilayah Serang yang beragam.

Dengan menjadi sosok yang humoris dan approachable, ia berhasil membangun kepercayaan (trust) publik. Ketika kepercayaan sudah terbentuk, informasi mengenai tindak kriminal menjadi lebih mudah mengalir dari warga ke kepolisian.

BACA JUGA :  Realisasi Pajak Kabupaten Serang Lampaui Target, Kantong PAD Tembus 100,29 Persen!

Ini adalah bentuk Community Policing yang dijalankan secara organik, bukan sekadar teori di atas kertas.

AKBP Condro Sasongko. (Dok)

Ketegasan yang Tidak Hilang
Meski Dikenal sebagai ‘Kapolres Lucu’

Condro tetaplah seorang perwira menengah Polri yang memiliki integritas tinggi. Di balik kelakarnya, ia tetap memimpin penindakan tegas terhadap kejahatan jalanan, narkoba, dan gangguan kamtibmas di wilayah hukumnya.

Editor : Engkos Kosasih

Sumber Berita : Totalbanten.com

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Jika Anda menemukan kekeliruan dalam pemberitaan kami, ingin memberikan saran pengembangan konten, atau ingin menggunakan Hak Jawab dan Hak Koreksi sesuai dengan Undang-Undang Pers, silakan hubungi kami melalui kontak yang tersedia di website kami

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:37

Sisi Lain AKBP Condro Sasongko, Sang Pengayom Nyentrik yang Kini Lepas Tugas dari Serang

Berita Terbaru