Lebih lanjut, penyerahan bantuan traktor, Umar mengungkapkan adanya keluhan serius dari petani terkait kesulitan air irigasi.
Menurutnya, pembangunan saluran yang telah dibeton justru membuat air tidak lagi melimpas ke area persawahan seperti sebelumnya.
“Dulu sebelum betonisasi, air bisa tumpah ke sawah. Sekarang justru petani kesulitan air,” kata Umar.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia memastikan persoalan tersebut akan didorong ke Balai Wilayah Sungai (BWS) agar setiap pembangunan irigasi tetap memperhatikan kebutuhan air bagi lahan pertanian.
“Pembangunan harus tetap mengalokasikan aliran air untuk pertanian. Ini aspirasi yang akan kami kawal,” ujarnya.
Umar juga berharap ke depan bantuan pemerintah tidak hanya berupa alat pertanian, tetapi juga solusi konkret seperti pengeboran sumur air untuk mendukung program ketahanan pangan.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya






