Suhendar juga merujuk pada data Kementerian Hukum yang menunjukkan perbedaan nilai. Dari penyertaan modal senilai Rp 10 miliar, data menunjukkan bahwa saham Pemkot Tangsel di BJB hanya bernilai sekitar Rp 1,8 miliar.
Artinya, ada selisih sebesar Rp 8 miliar yang tidak tercatat.
Dengan adanya perbedaan data tersebut, GP Ansor meminta pihak Kejaksaan untuk melakukan investigasi menyeluruh.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya
