Peristiwa nahas itu terjadi saat rombongan wartawan dan Deputy Gakkum KLH, Irjen Rizal Irawan, mendatangi PT GRS untuk menindaklanjuti laporan pencemaran lingkungan.
Menurut Kapolres, kedatangan tim KLH bertujuan untuk menutup paksa perusahaan yang sebelumnya telah diberi peringatan pada tahun 2023.
Namun, PT GRS tidak mengindahkan peringatan tersebut. Mereka bahkan melepas segel yang sebelumnya dipasang oleh petugas KLH pada Februari lalu dan kembali beroperasi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Jadi, kedatangan Tim Gakkum hari ini untuk menutup perusahaan karena tidak mengindahkan. Namun, terjadi insiden pengeroyokan terhadap wartawan dan humas KLH,” jelas Kapolres.






