Ia mengatakan kegiatan serupa berpeluang kembali digelar dengan cabang olahraga berbeda. Jenis kegiatan akan disesuaikan dengan minat para dokter dan masyarakat.
“Mungkin tahun depan kita lihat antusiasme teman-teman dokter sama masyarakat, olahraga apa nanti kita coba akomodir,” kata Wibowo.
IDI Cabang Banten Barat saat ini memiliki sekitar 1.000 anggota yang terdiri dari dokter umum dan dokter spesialis.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Tingginya jumlah peserta dalam turnamen padel tersebut, menurut Wibowo, menunjukkan olahraga itu mulai berkembang di wilayah Banten bagian barat. Peserta datang dari sejumlah daerah, antara lain Cilegon, Pandeglang, dan Rangkasbitung.
“Kalau kita lihat ini sangat ramai, alhamdulillah. Peserta ada dari Cilegon, Pandeglang dan Rangkas. Ternyata teman-teman sudah banyak yang suka padel di daerah Banten bagian barat. Kalau kita tahu padel banyaknya Tangerang, Jakarta dan sekitarnya. Sekarang sudah mulai merambah ke arah Serang,” ujarnya.
Meski demikian, kegiatan olahraga bukan satu-satunya aktivitas IDI Banten Barat. Wibowo mengatakan sebagian besar kegiatan organisasi tetap berkaitan dengan pelayanan dan kesehatan masyarakat.
“Kalau kita selama ini kegiatan lebih banyak kegiatan kesehatan seperti pengobatan massal, melayani masyarakat daerah-daerah yang mungkin agak sulit terjangkau layanan kesehatan. Kita bantu ke sana. Kemarin sempat ke Pulau Panjang, kemudian sekarang kita bekerja sama dengan Dinkes Desa Gunaan di Kecamatan Banjar Pande,” kata Wibowo.
Editor : Engkos Kosasih