Festival Anyer–Panarukan, Kabupaten Serang Hidupkan Kembali Jejak Sejarah yang Menyatukan Pulau Jawa

Jumat, 3 Juli 2026 - 10:42

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat Koordinasi Festival Anyer-Panarukan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Serang. (Dok)

Rapat Koordinasi Festival Anyer-Panarukan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Serang. (Dok)

Selain memastikan kondisi jalan di jalur festival tetap layak dan nyaman dilalui, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Serang juga menyatakan kesiapan mendukung program sosial yang menjadi bagian dari peringatan Hari Jadi Kabupaten Serang ke-500 tahun.

Dukungan tersebut diwujudkan melalui fasilitasi penerbitan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) gratis bagi masyarakat kurang mampu yang menjadi penerima program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu).

BACA JUGA :  6 Tahun Dibiarkan Rusak! Jembatan Kali Peng Nyaris Makan Korban

Program ini ditargetkan menghasilkan 500 sertifikat PBG yang rencananya akan diserahkan secara simbolis pada puncak perayaan HUT ke-500 Kabupaten Serang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemkab Serang juga tengah mempersiapkan kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Situbondo sebagai daerah tujuan akhir jalur Anyer–Panarukan.

Kerja sama tersebut akan dituangkan dalam nota kesepahaman yang menjadi landasan pelaksanaan festival dan berbagai program lanjutan di bidang pariwisata, kebudayaan, komunikasi informasi, serta pengembangan UMKM.

BACA JUGA :  Serapan APBD Kabupaten Serang Baru 24,84 Persen, Didominasi Belanja Pegawai

Febriyanto berharap Festival Anyer–Panarukan dapat menjadi agenda tahunan yang tidak hanya memperkuat identitas sejarah Kabupaten Serang, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat.

“Kami ingin festival ini menjadi kebanggaan masyarakat Kabupaten Serang sekaligus menjadi magnet wisata yang mampu menarik kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara ke kawasan Anyer dan sekitarnya,” ujarnya.

BACA JUGA :  Perda Pajak dan Retribusi Kabupaten Serang Direvisi, DPRD Beri Catatan Kritis!

Di usia Kabupaten Serang yang memasuki 500 tahun, Anyer kembali diposisikan sebagai titik awal sebuah perjalanan. Bukan lagi perjalanan fisik yang membentang hingga Panarukan, melainkan perjalanan untuk memperkuat sejarah, budaya, dan masa depan daerah yang berakar pada kebesaran masa lalu.

Editor : Imam Maulana

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

MTQ ke-55 Kabupaten Serang Dibuka, LPTQ Siapkan Bibit Baru Menuju Puncak Prestasi
Dinsos Banten Dorong KPM Berdaya dan Mandiri Lewat Program Pembinaan Lanjut
Syarifudin Salwani Kunjungi Pengungsi TPA Jatiwaringin, Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak
Sampah Menumpuk di Stadion Badak Pandeglang, Laskar Biru Turun Tangan, Warga Soroti DLH
Andra Soni Sesumbar di Exciting Banten Festival 2026: Anyer Harus Kembali Jadi Top of Mind Wisatawan
Menyusuri Jejak Leluhur di Laut Carita, Ribuan Warga Tumpah Ruah Ikuti Ruwat Laut
Di Pantai Anyer, Festival Ini Tak Sekadar Hiburan: Warga Bisa Berobat, Urus KTP hingga Dapat Beasiswa
Pulau Tunda dan Ikhtiar Negara “Memerdekakan” Warga 

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 11:07

MTQ ke-55 Kabupaten Serang Dibuka, LPTQ Siapkan Bibit Baru Menuju Puncak Prestasi

Rabu, 15 Juli 2026 - 09:09

Dinsos Banten Dorong KPM Berdaya dan Mandiri Lewat Program Pembinaan Lanjut

Minggu, 12 Juli 2026 - 11:36

Syarifudin Salwani Kunjungi Pengungsi TPA Jatiwaringin, Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak

Jumat, 10 Juli 2026 - 16:35

Sampah Menumpuk di Stadion Badak Pandeglang, Laskar Biru Turun Tangan, Warga Soroti DLH

Jumat, 3 Juli 2026 - 10:42

Festival Anyer–Panarukan, Kabupaten Serang Hidupkan Kembali Jejak Sejarah yang Menyatukan Pulau Jawa

Berita Terbaru