Selain memastikan kondisi jalan di jalur festival tetap layak dan nyaman dilalui, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Serang juga menyatakan kesiapan mendukung program sosial yang menjadi bagian dari peringatan Hari Jadi Kabupaten Serang ke-500 tahun.
Dukungan tersebut diwujudkan melalui fasilitasi penerbitan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) gratis bagi masyarakat kurang mampu yang menjadi penerima program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu).
Program ini ditargetkan menghasilkan 500 sertifikat PBG yang rencananya akan diserahkan secara simbolis pada puncak perayaan HUT ke-500 Kabupaten Serang.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pemkab Serang juga tengah mempersiapkan kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Situbondo sebagai daerah tujuan akhir jalur Anyer–Panarukan.
Kerja sama tersebut akan dituangkan dalam nota kesepahaman yang menjadi landasan pelaksanaan festival dan berbagai program lanjutan di bidang pariwisata, kebudayaan, komunikasi informasi, serta pengembangan UMKM.
Febriyanto berharap Festival Anyer–Panarukan dapat menjadi agenda tahunan yang tidak hanya memperkuat identitas sejarah Kabupaten Serang, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat.
“Kami ingin festival ini menjadi kebanggaan masyarakat Kabupaten Serang sekaligus menjadi magnet wisata yang mampu menarik kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara ke kawasan Anyer dan sekitarnya,” ujarnya.
Di usia Kabupaten Serang yang memasuki 500 tahun, Anyer kembali diposisikan sebagai titik awal sebuah perjalanan. Bukan lagi perjalanan fisik yang membentang hingga Panarukan, melainkan perjalanan untuk memperkuat sejarah, budaya, dan masa depan daerah yang berakar pada kebesaran masa lalu.
Editor : Imam Maulana








